Jakarta-RuangFilm. Setelah cukup lama dunia perfilman tak diisi oleh film yang mengangkat tentang etnis Tionghoa di tanah air, maka di tahun 2008, Karma, film produksi Credo Pictures akan kembali menghadirkan keunikan tradisi dari etnis Tionghoa lewat karya perdananya. Dominique Agisca (Berbagi Suami) akan menjadi pemeran dalam film yang menjadi debut penyutradaraan bagi Allan Lunardi.
Jakarta-RuangFilm. Setelah Eiffel I’m In Love, yang sukses di pasaran, Rachmania Arunita kembali ingin mengangkat karyanya berjudul Lost in Love ke layar lebar. Novelnya telah di rilis 2007, dan kini penulis yang akrab dipanggil Nia ini, untuk pertama kalinya terjun langsung menjadi penulis skenario sekaligus sutradara dari karya terbarunya.
Jakarta-RuangFilm. Ingin tahu bagaimana jika seorang aktor komedi harus bermain serius, maka Anda dapat menunggu rilis film Kalau Cinta Jangan Cengeng, produksi SinemArt Pictures. Diluar kebiasaan para pemain film ini justru merupakan orang yang dikenal lucu dan kocak, tengok saja nama Ringgo Agus Rachman, Jojon dan Vincent “Club Eighties”.
Jakarta-RuangFilm. Usai dikabarkan sibuk dalam rencana produksi film Ketika Cinta Bertasbih, Sinemart Pictures yang belum menelurkan satu film pada kuartal pertama 2008 ini menggaet Hanung Bramanto di film religi. Film yang rencananya akan dibintangi oleh Aming dan Titi Kamal serta beberapa aktor senior seperti Deddy Sutomo dan Nani Wijaya.
Jakarta-RuangFilm. Apa yang telah diperjuangkan oleh Kartini di Indonesia ternyata juga terjadi di seluruh dunia.
Jakarta-RuangFilm. Menindaklanjuti keinginan besar penulis novel Habiburrahman El Shirazy (Kang Abik), rumah produksi SinemArt Pictures memberangkatkan tim ke Mesir untuk melakukan survei lokasi dan mengurus perizinan yang diperlukan pada Selasa, (15/04).
Jakarta-RuangFilm. Peringatan Hari Film Nasional ke 58 pada 30 Maret lalu tak lepas dari peran sensor dan lembaganya. Sejarah sensor film di Indonesia yang telah dimulai sejak masa kolonial hingga kini masih terus “mengawasi” karya-karya pembuat film. Sensor juga dikaitkan dengan pemberangusan, tidak hanya pada media massa, namun juga pada film.
Jakarta-RuangFilm. Langkah Lembaga Sensor Film (LSF) di Indonesia hingga kini masih menjadi polemik. Dalam UU No.8 Tahun 1992 tentang Perfilman masih belum mampu menemukan rumuan tepat. Sri Sultan Hamenkubuwono X pun angkat bicara. Dalam diskusi publik film yang digelar di Book Store ak.’sa.ra, Kemang, Jakarta, Senin (31/3) lalu mengatakan, bahwa Sri Sultan HB X memberikan usulan alternatif.